Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran drama Korea sebagai sarana difusi budaya global di kalangan mahasiswa pada era digital. Meningkatnya popularitas drama Korea tidak hanya menjadikannya sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai media penyebaran nilai, norma, serta gaya hidup Korea Selatan melalui platform streaming dan media sosial. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan globalisasi budaya, Korean Wave, dan pola konsumsi media di kalangan mahasiswa. Hasil temuan menunjukkan bahwa mahasiswa berperan sebagai konsumen sekaligus penyebar konten, sehingga mempercepat difusi budaya. Dampaknya terlihat pada perubahan pola komunikasi, minat terhadap bahasa Korea, serta gaya hidup. Namun, pengaruh tersebut juga berpotensi menggeser nilai budaya lokal, sehingga diperlukan literasi media agar mahasiswa tetap kritis dan selektif.
Copyrights © 2026