Kajian ini membahas hubungan Work-Life Balance dan Persepsi Dukungan Organisasi dengan Kinerja Karyawan pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka. Pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif diterapkan untuk mengidentifikasi keterkaitan antarvariabel. Data diperoleh melalui observasi serta penyebaran kuesioner kepada 67 karyawan LPPM Universitas Terbuka yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Seluruh data kemudian diolah dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Work-Life Balance memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja karyawan. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai t hitung 5,505 yang melampaui nilai t tabel 1,998 serta tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Di sisi lain, Persepsi Dukungan Organisasi memiliki arah hubungan positif dengan kinerja karyawan, namun belum memenuhi kriteria signifikansi statistik. Kondisi tersebut tercermin dari nilai t hitung 1,804 yang masih berada di bawah nilai t tabel 1,998. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi memiliki peranan lebih kuat dalam mendukung peningkatan kinerja karyawan dibandingkan persepsi dukungan organisasi pada lingkungan LPPM Universitas Terbuka.
Copyrights © 2026