Tujuan observasi ini adalah untuk mengetahui tingkat keaktifan siswa dalam kegiatan belajar di kelas serta menganalisis cara guru merespons kebutuhan belajar siswa yang memiliki kemampuan berbeda. Metode yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Observasi dilakukan terhadap aktivitas guru dan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, sedangkan wawancara dilakukan kepada guru kelas untuk memperoleh informasi mengenai strategi pembelajaran dan karakteristik peserta didik. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung cukup kondusif. Guru menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi seperti ceramah interaktif, tanya jawab, dan tutor sebaya. Siswa terlihat cukup antusias meskipun terdapat perbedaan tingkat keaktifan di dalam kelas. Guru juga memberikan perhatian kepada siswa yang mengalami kesulitan memahami materi dengan memberikan penjelasan tambahan dan bimbingan secara langsung. Selain itu, siswa memiliki gaya belajar yang berbeda seperti visual, auditorial, dan kinestetik. Oleh karena itu, kerja sama yang baik antara guru dan siswa sangat diperlukan dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan bermakna.
Copyrights © 2026