Maharah al-kalām merupakan keterampilan produktif dalam pembelajaran bahasa Arab yang berperan penting dalam komunikasi lisan siswa, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai problematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran maharah al-kalām serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada siswa Buranakarn Suksa Witya School Pattani Thailand dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman dan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama meliputi kesulitan menyusun kalimat, rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, minimnya praktik berbicara, serta metode pembelajaran yang kurang variatif. Selain itu, kendala lain yang ditemukan adalah banyaknya bahasa asing yang dipelajari siswa, yaitu bahasa Thailand, Melayu, Inggris, Turki, dan Arab, yang menyebabkan kesulitan dalam memfokuskan penguasaan bahasa Arab. Faktor internal meliputi aspek psikologis dan kemampuan kebahasaan siswa, sedangkan faktor eksternal mencakup keterbatasan waktu, kurangnya variasi metode, belum terbentuknya lingkungan bahasa, serta kondisi lingkungan multibahasa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode pembelajaran komunikatif, peningkatan intensitas praktik, dan penciptaan lingkungan bahasa yang kondusif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa
Copyrights © 2026