Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Pendidikan Al-Qur'an dalam Pembentukan Akhlak Siswa pada Pendidikan Dasar: Kajian Teoretis dan Praktis Irfan; Muslimin; Aminullah; Nurlaila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10332

Abstract

The role of Qur'anic education is crucial in the moral development of students, especially at the elementary education level. Through a value-based approach to the Qur'an, this education aims to shape students' character and morality, enabling them to exhibit good ethics in daily life. This study aims to analyze the role of Qur'anic education in the formation of students' character at the elementary level, using both theoretical and practical approaches. The study reviews the literature on the concept of Qur'anic education, its influence on students' character, and the implementation of Qur'anic learning in elementary schools. The results of the study indicate that when applied with appropriate methods, Qur'anic education can significantly influence the development of students' moral character, rooted in Islamic values of ethics and morality. Therefore, Qur'anic education in elementary schools plays a strategic role in shaping a generation with noble character.
Leveraging Artificial Intelligence-Supported Quizlet Flashcards to Enhance Arabic Vocabulary Acquisition among Madrasah Students Nur'atika; Nurlaila; Sri Wahyuningsih
Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Special Issue 2026 Vol. 01 | Artificial Intelligence in Arabic Language Education: Pedagogy, Media,
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ajpba.vi.24705

Abstract

Arabic vocabulary acquisition remains a major challenge for many learners, particularly in contexts where instruction is dominated by memorization and teacher-centered approaches. This study aimed to investigate the implementation of Artificial Intelligence-Supported Quizlet Flashcards in enhancing Arabic vocabulary acquisition among eleventh-grade students at MA Muhammadiyah Kota Bima. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of planning, action, observation, and reflection stages conducted across two cycles. The participants were 12 students. Artificial Intelligence was utilized as a supporting tool for developing vocabulary materials, contextual example sentences, and learning exercises that were subsequently integrated into Quizlet flashcards. Data were collected through observation, tests, and documentation and analyzed using descriptive quantitative techniques. The findings revealed a consistent improvement in students’ vocabulary acquisition throughout the research cycles. The mean score increased from 67 in the pre-cycle stage to 75.17 in Cycle I and 80.67 in Cycle II. Similarly, the learning mastery rate improved from 16.7% in the pre-cycle stage to 50% in Cycle I and reached 83.33% in Cycle II. These findings indicate that AI-Supported Quizlet Flashcards can provide a more interactive, flexible, and engaging learning experience, thereby supporting students’ Arabic vocabulary acquisition. The study highlights the potential of integrating AI-assisted learning-material development with digital flashcard platforms to enhance Arabic language learning in madrasah settings.
Problematika Pembelajaran Maharah al-Kalām di Buranakarn Suksa Witya School Pattani Thailand: Studi tentang Hambatan dan Faktor Penyebab Rendahnya Kemampuan Kalam Siswa Miftahul Jannah; Nurlaila; Nurul Zuhriyah
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 8 No. 1 (2026): Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/muhad.v8i1.4801

Abstract

Maharah al-kalām merupakan keterampilan produktif dalam pembelajaran bahasa Arab yang berperan penting dalam komunikasi lisan siswa, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai problematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran maharah al-kalām serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada siswa Buranakarn Suksa Witya School Pattani Thailand dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman dan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama meliputi kesulitan menyusun kalimat, rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, minimnya praktik berbicara, serta metode pembelajaran yang kurang variatif. Selain itu, kendala lain yang ditemukan adalah banyaknya bahasa asing yang dipelajari siswa, yaitu bahasa Thailand, Melayu, Inggris, Turki, dan Arab, yang menyebabkan kesulitan dalam memfokuskan penguasaan bahasa Arab. Faktor internal meliputi aspek psikologis dan kemampuan kebahasaan siswa, sedangkan faktor eksternal mencakup keterbatasan waktu, kurangnya variasi metode, belum terbentuknya lingkungan bahasa, serta kondisi lingkungan multibahasa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode pembelajaran komunikatif, peningkatan intensitas praktik, dan penciptaan lingkungan bahasa yang kondusif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa
Membidik Peluang Wirausaha yang Tepat Pada Generasi Milenial di SMK NEGERI 2 Kota Bima Muhammad Akbar; Nabila Dwita Meifianti Saputri Saputri; Nurlaila; Dinda; Nurhayati; Nursani; Khas Sukma Mulya; Rizky Amelia
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi banyak generasi milenial yang mendirikan bisnis dengan berbagai bidang yang digeluti mulai dari fashion, perabotan rumah tangga sampai usaha kuliner. Generasi milenial ini merupakan generasi yang begitu dekat dengan dunia digital, sehingga dapat dengan mudah mendirikan sebuah bisnis. Akan tetapi banyak dari mereka yang merasa tidak mampu karena usahanya tidak berjalan dengan lancar atau mengalami kebangkrutan, hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai teknik penjualan. Kesiapan generasi milenial dibandingkan dengan generasi lainnya jauh lebih memmpuni dalam menghadapi perkembangan zaman dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat ini. Peranan generasi milenial saat ini sangat besar untuk membangun bangsa, cara berpikir generasi milenial yang luas dapat membuat perubahan dan dapat menjadi pelopor, bukan hanya sekadar mengikuti tren yang sudah ada, akan tetapi dapat menciptakan hal-hal yang baru di masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar  memberikan pemahaman tentang cara membidik peluang usaha di kalangan generasi milenial, tepatnya untuk siswa di SMKN 2 Kota Bima. Secara umum tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendukung visi Indonesia emas yang terdapat pada pilar pertama dan mendukung pertumbuhan jumlah wirausahawan agar mendorong perekonomian Neraga.  Metode yang digunakah dalam kegiatana ini adalah seminar.
Keteladanan Guru dalam Perspektif Al-Qur’an dan Al-Hadist Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Faisal Faisal; Muslimin; Nurlaila
GHIROH Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : MGMP PAI SMP BINTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61966/ghiroh.v4i2.93

Abstract

Modern education demands that teachers play a role not only as instructors but also as role models in shaping students' character. This article aims to describe the importance of teacher role models from the perspective of the Qur'an and Hadith through the implementation of the Independent Curriculum. This study uses a descriptive qualitative approach with a library research method, focusing on analyzing the concept of teacher role models as reflected in the values ​​of the Qur'an and Hadith, and their relevance to the objectives of the Independent Curriculum. The results of the study indicate that teacher role model values ​​derived from Islamic teachings are directly related to strengthening student character as mandated in the Pancasila Student Profile. Teachers in the Independent Curriculum play the role of educators, motivators, inspirators, and mentors who must be able to instill the values ​​of faith, piety, noble character, independence, and creativity in a student-centered learning process. The implementation of teacher role models based on the Qur'an and Hadith is the main foundation in realizing national education goals, especially in shaping a generation with character, religiousness, and adaptability to developments in science and technology in the era of globalization.