Pengetahuan dan ketrampilan dalam budidaya jagung lahan kering, belum dimiliki oleh petani pada kelompok tani Remaja Tani di desa Pengembur, sehingga telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengetahui partisipasi petani kelompok tani Remaja Tani desa Pengembur kabupaten Lombok Tengah dalam teknologi budidaya jagung lahan kering. Pelaksanaannya, terdiri dari atas empat tahap yaitu persiapan, sosialisasi, evaluasi dan penanaman pada demplot. Metode Focus Group Discussion (FGD), digunakan pada sosialisasi. Pada saat penanaman dilakukan teknik partisipatif. Melalui FGD, disampaikan materi tentang karakteristik Sinta Unram, sistem jajar legowo dan penggunaan trichokompos, panen dan pasca panen untuk benih. Hasil pengabdian menunjukkan, bahwa FGD dan demplot terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam budidaya jagung lahan kering. Peningkatan pengetahuan paket teknologi budidaya jagung lahan kering sebesar 46,69 % dengan rata-rata nilai 5,40 sebelum pertemuan menjadi 7,80 setelah pertemuan. Tingkat partisipasi petani dalam kegiatan persiapan lahan dan penanaman pada demplot budidaya jagung tergolong tinggi, sebesar 66,94 persen. Melalui kegiatan penanaman pada demplot, terjadi peningkatan keterampilan penanaman sistem jajar legowo 2:1 dan penggunaan trichokompos. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas kombinasi FGD dan demplot dalam meningkatkan kapasitas petani Kegiatan pengabdian paket teknologi budidaya jagung di lahan kering, perlu dilanjutkan pada kegiatan panen, agar petani dapat melihat langsung hasil panen dengan paket budidaya tersebut.
Copyrights © 2026