Dusun Pertanian, Desa Aik Bual, Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi limbah pelepah aren yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas dan sebagian besar belum memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah pelepah aren menjadi briket arang sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi partisipasi peserta. Materi pelatihan meliputi konsep energi terbarukan, pemanfaatan biomassa lokal, manfaat briket arang, serta teknik pembuatan briket mulai dari karbonisasi, penghalusan arang, pencampuran perekat, pencetakan, hingga pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan limbah pelepah aren menjadi produk energi alternatif. Masyarakat yang sebelumnya belum memahami teknologi briket arang menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan serta mampu mengikuti seluruh tahapan produksi secara mandiri. Selain meningkatkan kapasitas teknis masyarakat, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan limbah biomassa secara berkelanjutan dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal. Berdasarkan teori Difusi Inovasi Rogers, tingginya ketertarikan peserta menunjukkan bahwa teknologi briket arang pelepah aren memiliki peluang yang baik untuk diadopsi oleh masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung kemandirian energi, pengelolaan limbah biomassa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan HKm Aik Bual.
Copyrights © 2026