Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)

Penguatan Posyandu Melalui Kolaborasi Bidan Desa Dan Kader Kesehatan

Arnita Rapang (Institut Toraja Raya Indonesia)
Jean Christy Ade Putri (Institut Toraja Raya Indonesia)
Helen Periselo (Universitas Kurnia Jaya Persada Palopo)
Tenny Tarnoto (Institut Toraja Raya Indonesia)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT Integrated Health Service Posts (Posyandu) are community-based health service programs that play a significant role in improving the health status of mothers, infants, children, adolescents, and older adults. However, Posyandu implementation in many areas still faces challenges, including limited cadre capacity, low community participation, and inadequate coordination among healthcare providers. Collaboration between village midwives and community health cadres is a strategic approach to strengthening Posyandu services. This Community Service Program aimed to improve the capacity of health cadres and strengthen collaboration between village midwives and health cadres in Posyandu implementation. The methods included education, training, service simulations, cadre mentoring, and evaluations through pre-tests and post-tests. A total of 35 participants consisting of village midwives and health cadres attended the program. The results showed an increase in the average knowledge score from 61.8 before the intervention to 88.4 after the intervention. Participants also demonstrated improved skills in implementing the five-table Posyandu system, recording and reporting activities, and delivering health education to the community. Enhanced collaboration between village midwives and health cadres contributed to more effective Posyandu services. This program is expected to support the improvement of community health services through sustainable strengthening of Posyandu institutions. Keywords: Posyandu, Village Midwife, Health Cadres, Collaboration ABSTRAK Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu, bayi, balita, remaja, dan lanjut usia. Namun, pelaksanaan Posyandu di berbagai wilayah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kapasitas kader, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurang optimalnya koordinasi antar pelaksana pelayanan kesehatan. Kolaborasi antara bidan desa dan kader kesehatan menjadi strategi penting dalam memperkuat fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader kesehatan dan memperkuat sinergi antara bidan desa dan kader dalam penyelenggaraan Posyandu. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan, simulasi pelayanan Posyandu, pendampingan kader, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 kader kesehatan dan bidan desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 61,8 menjadi 88,4 setelah pelatihan. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan kader dalam pelaksanaan sistem lima meja Posyandu, pencatatan dan pelaporan, serta komunikasi kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi yang lebih baik antara bidan desa dan kader kesehatan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan Posyandu. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan kelembagaan Posyandu yang berkelanjutan. Kata Kunci: Posyandu, Bidan Desa, Kader Kesehatan, Kolaborasi

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpemas

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Health Professions Nursing

Description

Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, tidak memiliki ruang lingkup yang spesifik, Jurnal ini merupakan jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan ...