Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan aspek keagamaan, tetapi juga pembentukan karakter santri melalui aktivitas sosial dan ekonomi di lingkungannya. Pondok Pesantren Darussalam Ciamis menjadi salah satu contoh di mana interaksi antara pedagang dan santri berfungsi sebagai sarana pembelajaran nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi ekonomi antara pedagang dan santri serta mengidentifikasi kontribusi pedagang dalam pembentukan karakter santri, terutama dalam aspek sosial, kemandirian, dan etika kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang berperan penting sebagai pendidik non-formal yang menanamkan nilai-nilai moral melalui keteladanan dalam aktivitas jual beli. Interaksi ekonomi tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan materiil, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter berbasis pengalaman nyata, sehingga pesantren berfungsi sebagai pusat pembinaan spiritual, sosial, dan ekonomi yang membentuk santri berakhlak, mandiri, dan berintegritas tinggi.
Copyrights © 2026