Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan literasi pagi terhadap kemampuan membaca siswa di SD Negeri 071184 Tetesua. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment melalui pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas 25 siswa kelas VI sebagai kelompok eksperimen dan 21 siswa kelas V sebagai kelompok kontrol yang dipilih menggunakan purposive sampling. Perlakuan berupa kegiatan literasi pagi dilaksanakan selama 10–15 menit sebelum pembelajaran berlangsung selama 8 kali pertemuan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca pemahaman yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test terhadap gain score kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelompok eksperimen meningkat dari 65,2 menjadi 82,4, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 64,8 menjadi 72,1. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 sehingga terdapat pengaruh signifikan kegiatan literasi pagi terhadap kemampuan membaca siswa. Dengan demikian, kegiatan literasi pagi efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026