Transformasi digital di pendidikan tinggi memerlukan verifikasi sertifikat akademik yang aman dan efisien untuk mengatasi keterbatasan sistem konvensional, seperti risiko pemalsuan dan lambat pemrosesan. Teknologi blockchain menawarkan solusi pencatatan data terdistribusi yang transparan, namun penerapannya di negara berkembang masih terkendala infrastruktur dan regulasi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, IEEE Xplore, Google Scholar, ACM Digital Library, dan SpringerLink untuk mengeksplorasi publikasi periode 2017-2024. Dari semua artikel yang diidentifikasi, 35 studi dipilih melalui proses penyaringan dan penilaian kualitas yang dilakukan secara naratif kemudian disintesis menggunakan pendekatan tematik. Penelitian ini menghasilkan sintesis komprehensif mengenai evolusi penerapan blockchain dalam verifikasi sertifikat akademik serta mengidentifikasi model blockchain yang mengintegrasikan Hyperledger Fabric, Verifiable Credentials dan InterPlanetary File System sebagai pendekatan arsitektur hybrid. Model yang diusulkan ini bukan dipandang sebagai pengganti sistem nasional yang sudah ada melainkan sebagai lapisan kepercayaan tambahan yang melengkapinya. Pendekatan ini dinilai mampu menyeimbangkan keamanan data, skalabilitas, serta efisiensi sumber daya di negara berkembang, sekaligus mengidentifikasi kesenjangan penelitian untuk validasi empiris lebih lanjut. Keterbatasan penelitian ini terletak pada sifatnya yang tinjauan literatur sehinggah temuannya masih bersifat konseptual.
Copyrights © 2026