Krisis ekologis di Indonesia bukan berakar pada gejala fenomenologis atau epistemologis, melainkan masalah yang berakar pada gejala teologis. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan etika ekologis berbasis Kristologi kosmik dalam Kolose 1:15-23 serta mengintegrasikannya ke dalam keluarga Kristen sebagai medium pembentuk etika ekologis lintas generasi. Penelitian ini menggunakan metode riset literatur dengan pendekatan eksegesis dan hermeneutika kontekstual dalam menghubungkan makna teks biblis dengan realitas kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kristologi kosmik dalam Kolose 1:15-23 merupakan basis ontologis etika ekologis yang menegaskan Kristus sebagai Pencipta, Penopang, Pendamai, dan Kepala atas seluruh realitas kosmik. Serta, keluarga Kristen sebagai bagian integral dari tubuh Kristus yang berperan membentuk kesadaran dan praktik etika ekologis lintas generasi. Dengan demikian, Kristologi kosmik berkontribusi bagi reorientasi etika ekologis, dan keluarga Kristen berkontribusi untuk menghasilkan generasi yang memiliki orientasi etis-ekologis. Namun demikian, penelitian ini masih berfokus pada etika ekologis teologis-normatif, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut yang komprehensif berdasarkan dimensional yang lain.
Copyrights © 2026