Kekerasan seksual di lingkungan kampus kini menjadi persoalan serius di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kasus-kasus tersebut sering kali berakar pada ketimpangan relasi kuasa, kurangnya penghormatan terhadap batasan pribadi, serta minimnya edukasi pencegahan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan psikoedukasi psychological frist aid atau PFA bagi mahasiswa sebagai penanganan pertama terhadap kekerasan seksual. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, yakni koordinasi, asesmen lapangan, psikoedukasi, dan praktik PFA. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang bentuk dan dampak kekerasan seksual serta memperkuat kemampuan mereka dalam memberikan bantuan awal kepada korban. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menangani kasus kekerasan seksual di kampus. Inisiatif ini diharapkan menciptakan lingkungan akademik yang lebih aman, responsif, dan empatik.
Copyrights © 2026