Salah satu ikon pariwisata bahari yang berkontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat lokal. Namun, tantangan signifikan masih dihadapi, mulai dari keterbatasan fasilitas digital, minimnya promosi berbasis teknologi, hingga lemahnya aspek keselamatan wisatawan. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan inovasi smart tourism dalam menunjang pengembangan wisata lumba-lumba di Lovina melalui integrasi teknologi digital seperti virtual tour, augmented reality (AR), sistem pemesanan daring (web booking), dan strategi pemasaran digital. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang melibatkan kelompok nelayan sebagai mitra utama. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kompetensi pemandu wisata terkait manajemen keselamatan laut, pemanfaatan media sosial untuk promosi, serta penguasaan sistem pemesanan berbasis daring. Implementasi virtual tour dan AR mampu memperkaya pengalaman wisatawan serta memperluas akses promosi destinasi. Selain itu, literatur lain memperkuat temuan bahwa penerapan teknologi imersif terbukti meningkatkan minat kunjungan wisatawan, sementara strategi pemasaran digital berbasis konten visual mendorong citra positif destinasi. Simpulan kegiatan ini bahwa inovasi smart tourism menjadi strategi kunci dalam mendukung keberlanjutan wisata lumba-lumba, dengan rekomendasi utama berupa peningkatan kapasitas SDM, penguatan regulasi keamanan, serta kolaborasi multi-pihak.
Copyrights © 2026