Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transmisi guncangan harga minyak dunia terhadapinflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memasukkan variabel Geopolitical Risk Index(GPR) sebagai faktor eksternal yang memengaruhi dinamika perekonomian. Data yang digunakanberupa data triwulanan periode 2000–2024 yang terdiri atas Geopolitical Risk Index (GPR), hargaminyak dunia Brent, inflasi Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode analisis yangdigunakan adalah Structural Vector Autoregression (SVAR) untuk mengidentifikasi hubunganstruktural antarvariabel serta mengestimasi respons dinamis melalui Impulse Response Function (IRF)dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatanrisiko geopolitik global mendorong kenaikan harga minyak dunia yang kemudian ditransmisikan keinflasi domestik melalui jalur biaya produksi dan harga energi. Guncangan harga minyak memberikandampak positif terhadap inflasi dalam jangka pendek, sedangkan terhadap pertumbuhan ekonomimenunjukkan pengaruh negatif. Analisis FEVD mengindikasikan bahwa variasi inflasi danpertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya dipengaruhi faktor domestik tetapi juga oleh guncanganharga minyak dan risiko geopolitik global. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilisasi harga energiserta penguatan ketahanan ekonomi domestik dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik global.Kata kunci: Harga Minyak Dunia, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Geopolitical Risk Index,SVAR.
Copyrights © 2026