Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas Usaha Pembuat Roti Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Di Desa Sidomulyo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Winsyahputra Ritonga; Deo Demonta Panggabean; Fitrawaty; Mukti Hamjah Harahap Harahap; Dedy Husrizal Syah
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 6 (2022): November
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v1i6.207

Abstract

Permasalahan yang dialami usaha pembuatan roti di Desa Sidomulyo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat dalam menjalankan usahanya adalah meliputi : 1) Produk yang dihasilkan mitra belum mampu memenuhi kebutuhan sales karena keterbatasan kapasitas peralatan yang dimiliki, 2) Peralatan produksi yang sudah terlihat usang dengan kapasitas yang minim, 3) Modal usaha masih terbatas hanya untuk pembelian bahan baku produksi, 4) Pembukuan  masih belum tercatat rapi dan benar. Adapun solusi yang akan diterapkan untuk mengatasi permasalahan mitra yaitu dengan melakukan efisiensi produksi melalui : 1) Pembuatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Mesin Pengaduk Adonan Roti, 2) Penyerahan TTG Mesin Pengaduk Adonan Roti, 3) Pembuatan Buku KAS dan 4) Pelatihan pembukuan sederhana. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan dengan metode pendekatan dalam bentuk diskusi, kerjasama, pelatihan, praktik dan pendampingan. Hasil Kegiatan yang telah dicapai yaitu : 1) Tersedianya TTG Mesin Pengaduk adonan roti 1 unit, 2) Peningkatan jumlah produk roti setiap proses produksi, 3) Tersedianya Buku KAS sederhana dengan format baku, 4) Peningkatan Keterampilan mitra dalam membuat catatan keuangan (Pembukuan) yang rapi.
Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Tingkat Inflasi Di Indonesia: Analisis Regresi Berganda Periode 2014-2023 Agnes Monica Sianipar; Albi Sutandi; Enjel Widia Sari Gea; Fitrawaty; Mutia Annisa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5631

Abstract

Komponen penting dalam perekonomian suatu negara adalah jumlah uang beredar dan nilai tukar, terutama dalam kaitannya dengan tingkat inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak nilai tukar dan jumlah uang beredar terhadap inflasi Indonesia dari tahun 2014 hingga 2023. pengolahan data yang digunakan yaitu data kuantitatif, dengan data sekunder yang dikumpulkan antara tahun 2014 dan 2023 sebagaisumber data. Teknik analisis regresi linier berganda digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar secara signifikan dan negatif mempengaruhi inflasi Indonesia, sedangkan jumlah uang yang beredar secara signifikan dan positif mempengaruhi inflasi.
Analisis Perekonomian Empat Sektor : Dampak Ekspor Dan Impor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Sumatera Utara Melalui Uji Regresi Linear Berganda Periode 2001-2021 Maya Wulandari; Sarah Bakara; Alawi Parlindungan Hasibuan; Fitrawaty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.6114

Abstract

This study aims to analyze the influence of exports and imports on the rate of economic growth in North Sumatra, both separately and simultaneously. The method used in this study is descriptive by utilizing secondary data obtained from the Central Statistics Agency of North Sumatra Province. The data analyzed is a time series from 2001 to 2021, covering economic growth, exports, and imports. Data collection was carried out through time series and literature studies with a quantitative approach. The analysis was carried out using multiple linear regression with the help of the SPSS program. The results show that partially, exports and imports do not have a significant influence on economic growth, and simultaneously, both also do not have a significant effect on economic growth in North Sumatra.
Dampak Penanaman Modal Dalam Negeri Dan Asing Terhadap Pertumbuhan Ekonomi : Penelitian Gilbert Septian Taruli Silitonga; Yogi Radika Yuda Lubis; Yoga Alfrido Purba; Angga Ryan Syahputra; Reza Ramadhana; Fitrawaty; Putri Sari M J Silaban
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2020–2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Investasi/BKPM. Teknik analisis yang digunakan meliputi model Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM) untuk menguji pengaruh masing-masing variabel investasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMA memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada seluruh model estimasi, yang mengindikasikan peran strategis investasi asing dalam mendorong peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) melalui transfer teknologi dan efek pengganda. Sementara itu, PMDN menunjukkan pengaruh yang cenderung tidak konsisten, bahkan negatif pada beberapa model, yang disebabkan oleh rendahnya efisiensi penggunaan modal yang tercermin dalam tingginya nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Secara simultan, PMDN dan PMA berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas investasi dan kebijakan pendukung. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan investasi melalui peningkatan efisiensi, debirokratisasi, dan penguatan sektor produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF REGIONAL CAPITAL EXPENDITURE, INVESTMENT PRIVATE ENTERPRISE, LABOR AND SPECIAL ALLOCATION FUNDSON THE ECONOMIC GROWTH OF ACEH PROVINCE M. Nur Akarim; Fitri Rahmadana; Muhammad Yusuf; Ainul Mardhiyah; Arwansyah; Khairani Alawiyah Matondang; Fitrawaty
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 6 (2026): MAY
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20603365

Abstract

This study aims to analyze the effect of capital expenditure on regional economic growth in Aceh Province by considering control variables and the Special Autonomy Fund (DOKA) as a moderating variable. The control variables include the Open Unemployment Rate (TPT), Labor Force Participation Rate (TPAK), Human Development Index (HDI), and investment. This study employs panel data covering 23 regencies/cities over the period 2016–2025. The analytical method used is panel data regression with a Fixed Effect Model (FEM), selected based on the Chow test and Hausman test. Estimation is conducted using robust standard errors (White cross-section) to address potential heteroskedasticity and autocorrelation issues. The results indicate that capital expenditure has a positive and significant effect on economic growth. The HDI and investment variables also show positive and significant effects, while TPT and TPAK are not statistically significant. DOKA has a positive effect on economic growth; however, the interaction between capital expenditure and DOKA shows a significant negative effect, indicating that DOKA tends to weaken the effectiveness of capital expenditure. These findings highlight the importance of improving fiscal governance quality so that capital expenditure and DOKA can be more effective in promoting regional economic growth.
Transmisi Harga Minyak Dunia Terhadap Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Analisis SVAR Tahun 2020 - 2024 Siti Ramsyah Aini; Khairani Alawiyah Matondang; Fitrawaty
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme transmisi guncangan harga minyak dunia terhadapinflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan memasukkan variabel Geopolitical Risk Index(GPR) sebagai faktor eksternal yang memengaruhi dinamika perekonomian. Data yang digunakanberupa data triwulanan periode 2000–2024 yang terdiri atas Geopolitical Risk Index (GPR), hargaminyak dunia Brent, inflasi Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode analisis yangdigunakan adalah Structural Vector Autoregression (SVAR) untuk mengidentifikasi hubunganstruktural antarvariabel serta mengestimasi respons dinamis melalui Impulse Response Function (IRF)dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatanrisiko geopolitik global mendorong kenaikan harga minyak dunia yang kemudian ditransmisikan keinflasi domestik melalui jalur biaya produksi dan harga energi. Guncangan harga minyak memberikandampak positif terhadap inflasi dalam jangka pendek, sedangkan terhadap pertumbuhan ekonomimenunjukkan pengaruh negatif. Analisis FEVD mengindikasikan bahwa variasi inflasi danpertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya dipengaruhi faktor domestik tetapi juga oleh guncanganharga minyak dan risiko geopolitik global. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilisasi harga energiserta penguatan ketahanan ekonomi domestik dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik global.Kata kunci: Harga Minyak Dunia, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Geopolitical Risk Index,SVAR.
Pengaruh Investasi Asing Langsung dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2000–2024 Febri Sartika Siagian; Khairani Alawiyah Matondang; Fitrawaty
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2000–2024. Menggunakan data sekunder tahunan dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, dan World Bank World Development Indicators (WDI), penelitian ini menerapkan metode Ordinary Least Squares (OLS) dengan uji asumsi klasik yang komprehensif. Hasil estimasi menunjukkan bahwa FDI berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien 0,312 (p < 0,05), sedangkan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif signifikan dengan koefisien 0,487 (p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 74,6% variasi pertumbuhan ekonomi Indonesia (R² = 0,746). Temuan ini konsisten dengan teori pertumbuhan endogen Romer (1990) dan model Harrod-Domar yang menekankan peran kapital dalam mendorong output nasional. Implikasi kebijakan menegaskan pentingnya kemudahan investasi dan efisiensi belanja pemerintah yang berorientasi pada pembangunan infrastruktur produktif sebagai strategi akselerasi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.Kata kunci : FDI, pengeluaran pemerintah, pertumbuhan ekonomi, OLS, Indonesia
Pengaruh Financial Development terhadap Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Pendekatan Vector Error Correction Model (VECM) Badty Silaen; Khairani Alawiyah Matondang; Fitrawaty
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan sektor keuangan (financial development) terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Perkembangan sektor keuangan memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi intermediasi keuangan, mobilisasi tabungan, alokasi sumber daya, serta penyediaan akses pembiayaan yang dapat mendorong aktivitas investasi dan pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, hubungan antara perkembangan sektor keuangan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi masih menjadi perdebatan dalam literatur ekonomi, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia.Penelitian ini menggunakan data time series tahunan Indonesia periode 2000–2025 yang diperoleh dari berbagai sumber resmi, seperti Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan World Bank. Variabel yang digunakan meliputi indeks perkembangan keuangan (financial development), investasi, dan pertumbuhan ekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) untuk mengidentifikasi hubungan jangka panjang dan dinamika penyesuaian jangka pendek antarvariabel. Sebelum estimasi VECM dilakukan, penelitian ini melakukan uji stasioneritas, uji kointegrasi Johansen, serta penentuan panjang lag optimal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kointegrasi yang mengindikasikan adanya keseimbangan jangka panjang antara perkembangan sektor keuangan, investasi, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dalam jangka panjang, perkembangan sektor keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, dalam jangka pendek, pengaruh perkembangan sektor keuangan terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi cenderung berfluktuasi, namun tetap menunjukkan arah hubungan yang positif. Hasil Impulse Response Function (IRF) dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) juga menunjukkan bahwa guncangan pada perkembangan sektor keuangan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap variasi investasi dan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sektor keuangan melalui peningkatan akseskeuangan, pendalaman pasar keuangan, dan peningkatan efisiensi lembaga keuangan dapatmenjadi strategi penting dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi yangberkelanjutan di Indonesia.Kata Kunci: Financial Development, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, VECM, Kointegrasi, Indonesia.
Peran Geopolitical Risk sebagai Sumber Guncangan Eksternal dalam Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter Indonesia Siti Ramsyah Aini; Fitrawaty
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpastian lingkungan global yang bersumber dari dinamika geopolitik sering kali memicu guncangan penawaran yang merambat ke sistem ekonomi makro negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh guncangan risikogeopolitik global yang diwakili oleh indeks Geopolitical Risk (GPR) terhadap instrumen moneter dan stabilitas makroekonomi di Indonesia, yang diproyeksikan melalui variabel BI-Rate, jumlah uang beredar (LnM2), nilai tukar rupiah (EXR), inflasi (INF), danpertumbuhan ekonomi (GDPG). Penelitian ini menggunakan data sekunder runtun waktu (time series) kuartalan dari kuartal I tahun 2014 hingga kuartal IV tahun 2025 dengan total 48 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model(VECM) untuk menangkap dinamika hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya satu hubungan keseimbangan jangka panjang yang stabil di dalam sistem makroekonomi. EstimasiVECM menunjukkan adanya mekanisme koreksi kesalahan jangka pendek yang signifikan pada persamaan utama dengan tingkat konvergensi mencapai 66,7% per kuartal. Lebih lanjut, analisis Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) padajangka menengah (kuartal ke-4) membuktikan bahwa guncangan GPR memberikan kontribusi yang kuat dan riil dengan menjelaskan sebesar 13,99% variabilitas inflasi domestik dan 13,76% variabilitas pertumbuhan ekonomi. Transmisi risiko geopolitik inibekerja melalui guncangan sisi penawaran (supply-side shock), di mana eskalasi konflik internasional mendorong depresiasi nilai tukar dan inflasi produk impor (importedinflation). Stabilitas makroekonomi domestik Indonesia saat ini sangat sensitif terhadap risiko sektor eksternal, sehingga otoritas moneter disarankan untuk mengintegrasikan indeks risiko geopolitik global ke dalam model proyeksi inflasi dan kebijakan suku bunga acuan.Kata Kunci: Geopolitical Risk (GPR), Stabilitas Makroekonomi, Instrumen Moneter,Inflasi, VECM.
Kemiskinan dalam Lanskap Transformasi Ekonomi Indonesia: Bukti Empiris Antar Provinsi Fitri Aprilliana; Khairani Alawiyah; Fitrawaty; Dede Ruslan
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8890

Abstract

Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan di Indonesia meskipun berbagai indikator ekonomi menunjukkan perbaikan dalam beberapa dekade terakhir. Perbedaan tingkat kesejahteraan antarprovinsi mengindikasikan bahwa transformasi ekonomi belum sepenuhnya memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, kepadatan penduduk, tenaga kerja, dan inflasi terhadap kemiskinan di Indonesia. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan cakupan 33 provinsi selama periode 2014–2024. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow dan uji Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan per kapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, tenaga kerja dan inflasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,0032. Temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika kemiskinan di Indonesia lebih dipengaruhi oleh kapasitas ekonomi masyarakat dan tekanan demografis dibandingkan faktor makroekonomi jangka pendek. Oleh karena itu, upaya pengentasan kemiskinan perlu difokuskan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktivitas masyarakat, dan pemerataan pembangunan antarwilayah