Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan tingkat suku bungaterhadap pengangguran di Kota Medan tahun 2017–2024. Penelitian menggunakan pendekatankuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda berdasarkan data sekunder yangdiperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Analisis data dilakukanmenggunakan SPSS melalui uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi(R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi tidak berpengaruh signifikanterhadap pengangguran di Kota Medan dengan nilai signifikansi sebesar 0,967 > 0,05,sedangkan tingkat suku bunga berpengaruh signifikan terhadap pengangguran dengan nilaisignifikansi sebesar 0,006 < 0,05. Secara simultan, inflasi dan tingkat suku bunga berpengaruhsignifikan terhadap pengangguran dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,006 < 0,05.Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,870 menunjukkan bahwa 87% variasitingkat pengangguran dapat dijelaskan oleh variabel inflasi dan tingkat suku bunga, sedangkansisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkanbahwa kebijakan moneter, khususnya melalui instrumen suku bunga, memiliki peran penting dalammemengaruhi kondisi ketenagakerjaan di Kota Medan.Kata Kunci :Inflasi, Tingkat Suku Bunga, Pengangguran, Kebijakan Moneter, Kota Medan
Copyrights © 2026