Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan peer pressure terhadap perilaku pengelolaan keuangan rumah tangga peminjam di Kecamatan Padakembang. Metodologi yang diterapkan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner berskala likert yang didistribusikan kepada 96 responden,dengan teknik purposive sampling yaitu keluarga yang memiliki kredit dari lembaga perbankan atau non-perbankan. Data diolah melalui beberapa uj statistik yang meliputi uji instrument,uji asumsi klasik serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS. Hasil analisis empiris menyatakan bahwa T hitung 13,550 > T tabel 1,986 dan nilai sig 0,00 < 0,05 artinya literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan, Sehingga H1 diterima. Sedangkan peer pressure memiliki nilai T hitung -0,660 < T tabel 1,986 dan nilai sig 0,511 > 0,05 artinya peer pressure tidak berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan, Sehingga H2 ditolak. Hasil uji F mengonfirmasi kelayakan model regresi secara simultan dimana Fhitung mencapai 100,938 dengan tingkat Sig. 0,001 < 0,05 yang mengindikasikan bahwa literasi keuangan dan peer pressure secara bersama-sama memberikan pengaruh yang nyata terhadap perilaku pengelolaan keuangan rumah tangga. Selain itu nilai R Square sebesar 0,685 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 68,5% variabilitas perilaku pengelolaan keuangan, sementara 31,5% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model.
Copyrights © 2026