Amelia Utari
Universitas Cipasung Tasikmalaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan dan Peer Pressure Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga Pengguna Kredit Amelia Utari; Dheri Febiyani Lestari
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2294

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan peer pressure terhadap perilaku pengelolaan keuangan rumah tangga peminjam di Kecamatan Padakembang. Metodologi yang diterapkan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner berskala likert yang didistribusikan kepada 96 responden,dengan teknik purposive sampling yaitu keluarga yang memiliki kredit dari lembaga perbankan atau non-perbankan. Data diolah melalui beberapa uj statistik yang meliputi uji instrument,uji asumsi klasik serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS. Hasil analisis empiris menyatakan bahwa T hitung 13,550 > T tabel 1,986 dan nilai sig 0,00 < 0,05 artinya literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan, Sehingga H1 diterima. Sedangkan peer pressure memiliki nilai T hitung -0,660 < T tabel 1,986 dan nilai sig 0,511 > 0,05 artinya peer pressure tidak berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan, Sehingga H2 ditolak. Hasil uji F mengonfirmasi kelayakan model regresi secara simultan dimana Fhitung mencapai 100,938 dengan tingkat Sig. 0,001 < 0,05 yang mengindikasikan bahwa literasi keuangan dan peer pressure secara bersama-sama memberikan pengaruh yang nyata terhadap perilaku pengelolaan keuangan rumah tangga. Selain itu nilai R Square sebesar 0,685 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 68,5% variabilitas perilaku pengelolaan keuangan, sementara 31,5% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model.