Bullying masih menjadi permasalahan yang sering 0terjadi dilingkungan sekolah dan berdampak pada perkembangan sosial, emosional, serta akademik siswa. Upaya pencegahan yang dilakukan selama ini masih lebih berfokus pada penanganan kasus dibandingkan penguatan kemampuan sosial siswa sebagai Langkah preventif, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran keterampilan sosial siswa sebagai strategi pencegahan bullying dalam perspektif bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan studi literatur yang menelaah 20 artikel ilmiah nasional yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan sosial seperti empati, komunikasi interpersonal, kerja sama, dan pengendalian emosi memiliki peran penting dalam mengurangi kecenderungan perilaku bullying pada siswa. Selain itu, layanan bimbingan dan konseling juga berperan dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa melalui layan preventif seperti bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan keterampilan sosial tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencegahan bullying, tetapi juga sebagai bentuk intervensi awal dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi perkembangan siswa.
Copyrights © 2026