Kecemasan akademik pada mahasiswa menjadi isu yang semakin penting seiring meningkatnya kompleksitas tuntutan akademik di perguruan tinggi. Kondisi ini berdampak pada aspek kognitif, emosional, dan perilaku, sehingga memerlukan intervensi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan konseling kelompok berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam mengurangi kecemasan akademik mahasiswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis 10–15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam rentang 5–10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling kelompok berbasis CBT efektif dalam menurunkan kecemasan akademik melalui restrukturisasi kognitif terhadap pola pikir maladaptif menjadi lebih adaptif. Selain itu, pendekatan ini mampu meningkatkan kemampuan coping, resiliensi psikologis, serta regulasi emosi melalui dinamika kelompok dan dukungan sosial. Penerapan CBT dalam konseling kelompok juga berdampak pada perbaikan perilaku akademik serta penurunan perilaku maladaptif seperti prokrastinasi. Dengan demikian, konseling kelompok berbasis CBT merupakan model intervensi yang efektif, berbasis bukti, dan aplikatif dalam layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026