Di tengah meningkatnya krisis ekologis di berbagai daerah di Indonesia, penguatan kesadaran lingkungan melalui gerakan lingkungan menjadi elemen penting dalam mendorong pembangunan lingkungan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gerakan lingkungan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan serta implikasinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan kajian literatur terhadap berbagai sumber ilmiah, termasuk pemikiran John Barry (1996) mengenai green political theory dan sustainable citizenship. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan lingkungan berperan sebagai katalis dalam membentuk kesadaran lingkungan melalui peningkatan literasi lingkungan, mobilisasi partisipasi publik, serta advokasi kebijakan. Gerakan ini mendorong transformasi dari kesadaran individual menuju aksi kolektif yang mampu menciptakan tekanan politik terhadap pemerintah dalam merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan hijau. Selain itu, integrasi antara gerakan lingkungan dan kesadaran lingkungan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) khususnya dalam upaya mengatasi perubahan iklim dan pencemaran lingkungan. Dengan demikian, gerakan lingkungan tidak hanya menjadi instrumen sosial, tetapi juga mekanisme politik yang memperkuat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan secara ekologis, sosial, dan ekonomi.
Copyrights © 2026