Provinsi Riau merupakan salah satu wilayah penghasil utama komoditas kelapa sawit di Indonesia yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Kegiatan pemantauan kandungan logam menjadi penting sebagai bagian dari upaya pengelolaan limbah industri yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam pada sampel pupuk dan limbah Palm Oil Mill Effluent (POME) di Riau menggunakan teknik Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Metode penelitian meliputi tahap preparasi sampel melalui proses destruksi untuk melarutkan unsur logam dalam matriks sampel, kemudian dilakukan pengukuran konsentrasi logam menggunakan AAS berdasarkan prinsip penyerapan radiasi oleh atom bebas pada panjang gelombang spesifik. Metode ini memungkinkan identifikasi dan kuantifikasi logam secara selektif dan sensitif. Hasil analisis menunjukkan keberadaan beberapa logam pada sampel pupuk dan limbah POME, seperti kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), tembaga (Cu), seng (Zn), timbal (Pb), dan kadmium (Cd) dengan konsentrasi yang bervariasi. Informasi ini penting untuk mengevaluasi kualitas pupuk serta potensi dampak lingkungan dari limbah industri. Pemantauan kandungan logam menggunakan teknik instrumentasi yang tepat dapat menjadi dasar dalam pengelolaan limbah yang lebih aman dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap upaya pengelolaan kualitas air dan limbah industri yang lebih bertanggung jawab, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya 6, 12 dan 15.
Copyrights © 2026