Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika guru dalam menyampaikan perilaku negatif siswa kepada walimurid, terutama dalam menghadapi dilema antara keterbukaan dan mempertahankan martabat siswa.Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan, dan teknik analisisdata dalam penelitian ini menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antaraguru dan orang tua dalam menyampaikan perilaku negatif siswa bisa dilakukan melalui empat langkahutama: (1) menciptakan suasana nyaman yang bisa dilakukan dengan mengundang orang tua secara pribadidan percakapan tidak di konsumsi orang lain; (2) tidak menuduh dan menghakimi, karena orang tua akandapat memahami masalah sebenarnya dengan mengetahui kronologi langsung siswa. Mereka membutuhkanarahan, bukan penghakiman siswa; (3) berkomunikasi dengan bijak, yaitu menyampaikan dengan hati-hati,agar orang tua tidak tersinggung, selain itu gunakan bahasa yang halus dan tidak kasar; (4) tidak melebihlebihkan, yaitu guru tidak seharusnya membahas hal-hal lain yang tidak relevan. Dengan begitu, etikakomunikasi guru berperan tidak hanya sebagai pedoman profesional, tetapi juga sebagai usaha untukmemelihara martabat dan perkembangan psikologis siswa dengan cara yang optimal.
Copyrights © 2026