Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian insentif dan pelatihan kerja terhadap produktivitas kerja pegawai di Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara. Peningkatan produktivitas ASN menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-komparatif. Populasi penelitian adalah seluruh ASN di Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara sebanyak 70 orang dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemberian insentif (thitung = 3,300; sig = 0,002) dan pelatihan kerja (thitung = 3,694; sig = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (Fhitung = 33,601; sig = 0,000). Nilai Adjusted R² sebesar 0,486 menunjukkan bahwa 48,6% produktivitas kerja dijelaskan oleh insentif dan pelatihan kerja. Disimpulkan bahwa peningkatan sistem insentif yang adil serta pelatihan kerja yang berkelanjutan dapat meningkatkan produktivitas kerja pegawai.
Copyrights © 2026