Perkembangan teknologi digital mendorong lembaga pendidikan melakukan transformasi sistem kerja menuju berbasis digital, termasuk di Yayasan PPAI Ketapang. Namun, digitalisasi sistem tidak selalu berdampak langsung pada peningkatan kinerja guru. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat literasi digital serta dukungan organisasi yang beragam, yang pada akhirnya memengaruhi kepuasan kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi sistem, literasi digital, dan dukungan organisasi terhadap kinerja guru dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 guru sebagai responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan digitalisasi sistem dan dukungan organisasi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Namun, digitalisasi sistem dan dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru serta berperan sebagai variabel mediasi antara digitalisasi sistem, literasi digital, dan dukungan organisasi terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja guru tidak hanya ditentukan oleh faktor teknologi dan dukungan organisasi, tetapi juga melalui mekanisme kepuasan kerja. Oleh karena itu, lembaga pendidikan perlu mengintegrasikan penguatan sistem digital, peningkatan literasi digital, dan dukungan organisasi dengan strategi peningkatan kepuasan kerja guru.
Copyrights © 2026