Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh AI anxiety, dukungan sosial, dan persepsi risiko Artificial Intelligence terhadap self-efficacy mahasiswa dalam penggunaan Artificial Intelligence pada Program Studi Kewirausahaan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 344 mahasiswa yang pernah menggunakan Artificial Intelligence dalam kegiatan akademik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI anxiety berpengaruh negatif dan signifikan terhadap self-efficacy mahasiswa dalam penggunaan Artificial Intelligence. Dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy mahasiswa dalam penggunaan Artificial Intelligence. Sementara itu, persepsi risiko Artificial Intelligence tidak berpengaruh signifikan terhadap self-efficacy mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan keyakinan mahasiswa dalam menggunakan teknologi Artificial Intelligence dalam proses pembelajaran kewirausahaan.
Copyrights © 2026