Degradasi moral disebabkan karena kurangnya pengendalian terhadap Sad Ripu yang merupakan akar dari sifat adharma. Adharma tidak dapat dihilangkan sepenuhnya, sehingga diperlukan pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan game berjudul “Rwa Bhineda” untuk memberikan edukasi akan pentingnya pengendalian diri dari Sad Ripu. Game dikembangkan menggunakan metode Game Development Life Cycle (GDLC) melalui enam tahapan: Initialization, Pre-Production, Production, Alpha Testing, Beta Testing, dan Release. Terdapat 5 pengujian yang dilakukan diantaranya Pengujian Blackbox dengan hasil seluruh fitur yang diujikan telah berfungsi dengan sesuai, Pengujian Whitebox menghasilkan bahwa seluruh logika permainan yang diujikan sudah berhasil sesuai dengan harapan, pengujian Ahli Isi menunjukkan bahwa materi edukasi yang disajikan dalam game telah sesuai dengan ajaran agama Hindu, khususnya terkait konsep Dharma, Adharma, Rwa Bhineda, serta pengendalian Sad Ripu, pengujian Ahli media dengan hasil bahwa game Rwa Bhineda sangat layak dalam hal mekanisme permainan, dan pengujian respons pengalaman pengguna berbasis UEQ memperoleh hasil “Excellent” pada aspek Attractiveness, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty serta mendapatkan hasil “Good” pada aspek Perspicuity. Dengan demikian, pengembangan game Rwa Bhineda memperoleh hasil yang valid dan respons yang positif sehingga layak digunakan secara luas. Kata-kata kunci : Game, Rwa Bhineda, Media Edukasi, Barong, Rangda, Sad Ripu, GDLC.
Copyrights © 2026