Tradisi Makepung sebagai warisan budaya khas Kabupaten Jembrana memiliki nilai historis, sosial, dan edukatif yang penting untuk dilawat. Namun, arus digitalisasi dan masih terbatasnya media edukasi budaya yang interaktif menyebabkan pengetahuan serta minat generasi muda terhadap tradisi ini cenderung menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game simulasi prosesi Makepung sebagai media edukasi tradisi budaya di Kabupaten Jembrana serta menganalisis tingkat kelayakan dan respon pengguna terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Game Development Life Cycle (GDLC) yang meliputi tahap initiation, pre-production, production, testing, beta, dan release. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, uji ahli isi, uji ahli media, uji black box, dan angket respon pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak dan memperoleh respon sangat baik dari pengguna. Game ini mampu menyajikan prosesi Makepung secara interaktif, kontekstual, dan menarik, sehingga membantu generasi muda memahami proses, nilai, dan makna budaya yang terkandung di dalamnya. Game simulasi Makepung juga menunjukkan potensi sebagai media edukasi digital yang dapat mendukung upaya pelestarian budaya lokal.
Copyrights © 2026