Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya proporsi Orang Asli Papua (OAP) yang menjadi calon Prajurit Tamtama TNI AD dibandingkan dengan proporsi demografisnya, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan minat OAP dalam mendukung operasi pengamanan perbatasan Papua Barat. Penelitian bertujuan menganalisis kondisi rekrutmen di Ajendam XXX, mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi minat OAP, serta merumuskan strategi peningkatan minat. Penelitian dilaksanakan di wilayah Ajendam XXX menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kendala akses informasi, persepsi negatif, pemahaman karier, administrasi, serta kesiapan fisik dan mental. Strategi yang dirumuskan meliputi pendekatan informasi, tokoh lokal, edukasi karier, role model, bimbingan praseleksi, dan kolaborasi institusional. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan minat OAP merupakan investasi human capital strategis bagi efektivitas pengamanan perbatasan Papua.
Copyrights © 2026