Pengasuhan permisif menjadi bentuk pengasuhan yang memberikan keleluasaan kepada anak dengan kontrol yang relatif minim, sehingga berpotensi memengaruhi perkembangan sosial-emosional. Penelitian bertujuan untuk mengkaji penerapan pengasuhan permisif serta dampaknya bagi perkembangan sosial-emosional anak melalui pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus pada satu keluarga yang memiliki anak usia lima tahun. Data dikumpulkan melalui observasi selama tujuh hari, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif serta diuji melalui triangulasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pola asuh permisif berdampak positif terhadap kepercayaan diri, empati, dan kemampuan interaksi sosial anak. Namun, ditemukan pula dampak negatif berupa rendahnya kemandirian, kesulitan dalam mengatur emosi, serta rendahnya kepatuhan terhadap aturan. Temuan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara kebebasan dan kontrol dalam bimbingan orang tua.
Copyrights © 2026