Kemampuan membaca permulaan anak usia dini masih menjadi permasalahan mendasar di Indonesia, termasuk di Kota Bekasi, karena pembelajaran cenderung didominasi metode drill dan media yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Buku Cerita Interaktif Berseri Berbasis Sains sebagai media literasi yang kontekstual, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian menggunakan metode Research and Development model ADDIE dengan pendekatan mixed method dan desain pretest–posttest. Subjek penelitian melibatkan 60 anak usia 3–6 tahun dan guru dari empat taman kanak-kanak. Hasil uji validasi oleh ahli PAUD, ahli bahasa, ahli media, dan ahli pembelajaran menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor 90–95, sehingga media dinyatakan layak untuk diimplementasikan. Sementara itu, hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca permulaan anak, meliputi pengenalan huruf, membaca kata sederhana, pemahaman cerita, dan keterlibatan belajar. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai t = -34,901 dengan signifikansi p = 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa buku cerita interaktif berbasis sains mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui integrasi cerita, visual, dan aktivitas eksploratif. Penelitian ini juga memperkuat teori perkembangan Piaget, Vygotsky, dan literasi visual dalam konteks pembelajaran literasi anak usia dini serta memberikan kontribusi berupa model literasi multidisipliner yang inovatif.
Copyrights © 2026