Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan
Vol. 24 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan

Kayu Manis (Cinnamomum burmannii)  dan Bawang Putih (Allium sativum) sebagai Fitogenik Pemodifikasi Rumen: Evaluasi Fermentabilitas dan Protozoa Secara In Vitro: Cinnamon Bark (Cinnamomum burmannii) and Garlic (Allium sativum) as Phytogenic Rumen Modifiers: An In Vitro Evaluation of Fermentability and Protozoa

Annisa Rosmalia (Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis Kampus IPB University Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia)
Dilla Mareistia Fassah (Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis Kampus IPB University Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia)
Rahima Sucita Puteri (Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis Kampus IPB University Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia)
Dhona Arbi Nurlela (Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis Kampus IPB University Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia)
Dwierra Evvyernie (Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Jl. Agatis Kampus IPB University Dramaga, Bogor, Jawa Barat, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan kayu manis (Cinnamomum burmannii) dan bawang putih (Allium sativum) bubuk sebagai phytogenic additive terhadap fermentabilitas dan populasi protozoa secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial 3 x 3 dengan tiga imbangan hijauan:konsentrat (30:70, 50:50, 70:30) dan tiga jenis phytogenic additive (kontrol, kayu manis, bawang putih) pada dosis 2% bahan kering. Parameter yang diamati meliputi pH rumen, konsentrasi amonia (NH3), produksi volatile fatty acids (VFA) total, dan populasi protozoa. Analisis data dilakukan dengan analisis ragam (ANOVA) dan diuji Duncan untuk mengidentifikasi perbedaan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan imbangan hijauan:konsentrat dan jenis phytogenic additive tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap pH rumen, konsentrasi NH3, produksi VFA total, dan populasi protozoa. Penelitian ini menunjukkan kondisi rumen tidak terganggu yang ditunjukkan oleh seluruh parameter berada dalam kisaran normal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan imbangan hijauan:konsentrat dan phytogenic additive tidak mengganggu keseimbangan rumen.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jurnalintp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Artikel yang dipublikasikan pada Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan mencakup cakupan luas topik penelitian dalam bidang ilmu nutrisi dan teknologi pakan, termasuk agrostologi, industri dan teknologi pakan, nutrisi ternak unggas, nutrisi ternak pedaging, nutrisi ternak kerja dan olahraga, ...