Latar belakang: Ketidakpatuhan minum obat pada pasien hipertensi masih tinggi dan berpotensi menimbulkan komplikasi, sehingga faktor pengetahuan dan kepuasan terhadap pelayanan perlu dikaji di tingkat layanan primer. Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan kepuasan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Kampung Bali, Pontianak. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain potong lintang pada 97 pasien hipertensi yang dipilih secara purposive. Pengetahuan diukur menggunakan Kuesioner Pengetahuan Hipertensi tervalidasi, kepuasan dengan KKP 2017 Format 10, dan kepatuhan menggunakan MMAS-8 versi Indonesia; analisis menggunakan uji Chi-square (?=0,05). Hasil: Sebagian besar responden berpengetahuan baik (56,7%), kepuasan tinggi (49,5%), dan tidak patuh minum obat (37,1%). Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan kepatuhan (p=0,008), sedangkan kepuasan tidak berhubungan dengan kepatuhan (p=0,406). Simpulan: Pengetahuan yang baik berkorelasi dengan kepatuhan minum obat. Saran: Penguatan edukasi terstruktur dan konseling individual perlu dioptimalkan di layanan primer
Copyrights © 2026