Penelitian ini mengevaluasi kinerja infrastruktur Hunian Tetap (Huntap) pasca bencana di Kawasan Huntap Talise dengan pendekatan Prisma Kinerja. Huntap ini disediakan pemerintah bagi warga terdampak bencana, dengan tujuan tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian, tetapi juga mendukung pemulihan sosial dan psikologis. Fokus kajian mencakup tingkat kepuasan warga, kontribusi mereka dalam pemanfaatan fasilitas, proses pelaksanaan pembangunan, kapabilitas penyelenggara, serta strategi yang diterapkan dalam penyediaan hunian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan triangulasi sumber dari penghuni, pengelola, dan pihak pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan tingkat kepuasan antar aspek infrastruktur. Jalan lingkungan mendapat kepuasan tertinggi karena perawatan rutin dan aksesibilitas yang baik, sedangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) memberikan manfaat sosial dan psikologis meski pemeliharaan belum merata. Sistem air bersih (SPAM), sanitasi (SPALDT), dan persampahan masih berada pada level kepuasan rendah akibat distribusi yang belum stabil, biaya tinggi, fasilitas terbatas, dan manajemen teknis yang kurang optimal. Perbandingan dengan lokasi lain menunjukkan Huntap Talise unggul pada RTH, tetapi tertinggal dalam layanan air bersih, pengelolaan sampah, dan sanitasi, sehingga adopsi praktik terbaik seperti TPS 3R dan pengaturan SPALDT menjadi relevan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas layanan infrastruktur tidak hanya bergantung pada kondisi fisik, tetapi juga pada perawatan, manajemen teknis, dan partisipasi warga. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan data empiris yang komprehensif mengenai persepsi dan kepuasan penghuni. Hasil ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pengelola dalam merancang strategi perbaikan, meningkatkan efisiensi layanan teknis, dan menyusun kebijakan pembangunan hunian pascabencana yang lebih responsif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan masukan penting bagi perencanaan infrastruktur pascabencana berbasis kepuasan pengguna serta peningkatan kualitas hidup masyarakat terdampak.
Copyrights © 2026