Journal of Contemporary Gender and Child Studies
Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)

Penguatan Integritas Akademik dalam Menghadapi Plagiarisme Era Artificial Intelligence Perspektif Fiqih Siyasah

Moh Restu Hoeruman (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Yesi Oktaviani (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Resi Munawaroh (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Fadhilah Fatihah (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Tira Mulia (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Nadila Afrilia (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Najla Jusifa Path (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Nadia Latifah (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Devi Marwati (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Adelya Luthfiani Dwi Pratiwi (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)
Ayuni Sartika (Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang)



Article Info

Publish Date
02 Jun 2026

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas akademik. Namun, penggunaan AI yang tidak disertai tanggung jawab dapat memunculkan problematika plagiarisme dan mempengaruhi integritas akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan AI dalam kegiatan akademik mahasiswa, bentuk plagiarisme di era AI, dampaknya terhadap integritas akademik, upaya penguatan integritas akademik, serta perspektif fiqih siyasah terhadap penggunaan AI dalam dunia akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang dipadukan dengan pendekatan normatif perspektif fiqih siyasah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan wawancara terhadap mahasiswa serta dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Raden Fatah Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membantu mahasiswa dalam mencari referensi, memahami materi, dan menyelesaikan tugas akademik secara lebih praktis. Namun, penggunaan AI secara berlebihan tanpa proses analisis dan parafrase dapat meningkatkan praktik plagiarisme, menurunkan kemampuan berpikir kritis, serta mempengaruhi integritas akademik mahasiswa. Upaya penguatan integritas akademik dapat dilakukan melalui pendidikan karakter, pengawasan penggunaan AI, penerapan aturan akademik, serta keteladanan dosen dalam proses pembelajaran. Perspektif fiqih siyasah memandang bahwa penggunaan AI diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam, khususnya sifat siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jcgcs

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences Other

Description

journal of contemporary gender and child studies is the study of gender and children, especially on gender and mainstreaming and childrens rights both in the ...