Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis

HUBUNGAN ANTARA FATHERLESS DENGAN RESILIENSI PADA DEWASA MUDA

Dindi Maulysa Rahmat (Jurusan Psikologi, Universitas Tarumanagara)
Denrich Suryadi (Jurusan Psikologi, Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2025

Abstract

Fatherless merupakan kondisi dimana individu mengalami minimnya keterlibatan ayah, baik secara fisik maupun emosional, sehingga dukungan pengasuhan tidak terpenuhi secara optimal. Fenomena ini berpotensi memengaruhi kemampuan individu dalam mengatasi tekanan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fatherless dan resiliensi pada dewasa muda. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 200 orang berusia 18-25 tahun yang memiliki pengalaman fatherless, baik karena kematian ayah, perceraian, pekerjaan ayah di luar kota, maupun ayah yang tinggal serumah namun tidak terlibat dalam pengasuhan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Fatherless (α = 0,965) dan Connor-Davidson Resilience Scale atau CD-RISC (α = 0,977). Analisis data menggunakan korelasi Pearson menunjukkan nilai sig 0,001 (<0,05) dan koefisien korelasi r = 0,757. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara fatherless dan resiliensi, hal ini mengidentifikasikan bahwa semakin rendah keterlibatan ayah maka semakin rendah pula resiliensi dewasa muda. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan keluarga dan penguatan peran ayah dalam proses pengasuhan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JMMPK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience

Description

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. ...