Denrich Suryadi
Jurusan Psikologi, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA FATHERLESS DENGAN RESILIENSI PADA DEWASA MUDA Dindi Maulysa Rahmat; Denrich Suryadi
Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmmpk.v5i2.37346

Abstract

Fatherless merupakan kondisi dimana individu mengalami minimnya keterlibatan ayah, baik secara fisik maupun emosional, sehingga dukungan pengasuhan tidak terpenuhi secara optimal. Fenomena ini berpotensi memengaruhi kemampuan individu dalam mengatasi tekanan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fatherless dan resiliensi pada dewasa muda. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 200 orang berusia 18-25 tahun yang memiliki pengalaman fatherless, baik karena kematian ayah, perceraian, pekerjaan ayah di luar kota, maupun ayah yang tinggal serumah namun tidak terlibat dalam pengasuhan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Skala Fatherless (α = 0,965) dan Connor-Davidson Resilience Scale atau CD-RISC (α = 0,977). Analisis data menggunakan korelasi Pearson menunjukkan nilai sig 0,001 (<0,05) dan koefisien korelasi r = 0,757. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara fatherless dan resiliensi, hal ini mengidentifikasikan bahwa semakin rendah keterlibatan ayah maka semakin rendah pula resiliensi dewasa muda. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan keluarga dan penguatan peran ayah dalam proses pengasuhan.