Pembangunan jalan di kawasan wisata sering terkendala tanah dasar dengan daya dukung rendah yang berisiko menyebabkan deformasi dan menurunkan kinerja perkerasan. Penelitian ini mengevaluasi penerapan geocell tipe HP15040C pada lapisan base course di atas tanah dasar kawasan wisata di Kabupaten Bandung Barat menggunakan parameter field CBR. Metode penelitian berupa studi kasus kuantitatif melalui observasi lapangan, pemasangan geocell, dan pengujian field CBR sesuai SNI 1738:2011 pada tiga area uji seluas +-3.700 m2. Kondisi awal tanah dasar memiliki CBR laboratorium 1,70 persen, yang menunjukkan daya dukung rendah. Hasil analisis persentil ke-10 menunjukkan nilai CBR karakteristik sebesar 58,84 persen pada Area 1, 56,67 persen pada Area 2, dan 66,11 persen pada Area 3. Selain itu, 90 persen data CBR segmen seragam menunjukkan nilai minimal 60,44 persen pada Area 1, 63,08 persen pada Area 2, dan 66,11 persen pada Area 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geocell mampu meningkatkan kinerja base course, dengan Area 3 memenuhi kriteria CBR >=60 persen, sedangkan Area 1 dan Area 2 mendekati nilai yang disyaratkan akibat variasi kondisi lapangan. Penelitian ini dapat menjadi referensi awal penerapan geocell pada jalan kawasan wisata dengan tanah dasar berdaya dukung rendah.
Copyrights © 2026