Permasalahan keterbacaan plang homestay dan minimnya informasi digital menjadi hambatan dalam penguatan branding Desa Tanjong Tinggi sebagai destinasi wisata. Kondisi ini menyulitkan wisatawan dalam menemukan akomodasi dan memperoleh informasi yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan revitalisasi plang dan digitalisasi informasi homestay melalui Google Sites yang terintegrasi dengan QR-Code. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, pendataan, dokumentasi, dan sosialisasi kepada pemilik homestay, melibatkan delapan mahasiswa KKN dan masyarakat. Dari 22 homestay teridentifikasi, 14 di antaranya aktif dan layak ditindaklanjuti. Kegiatan menunjukkan peningkatan visibilitas dan keterbacaan plang melalui pengecatan ulang dan penebalan identitas visual. Digitalisasi melalui katalog daring memudahkan akses terhadap fasilitas, tarif, lokasi, dan kontak homestay. Sosialisasi pemilik homestay turut meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemanfaatan teknologi untuk promosi. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi partisipatif dan berbasis teknologi mampu memperkuat citra wisata desa serta mendorong kemandirian masyarakat, dan berpotensi direplikasi pada desa wisata lain yang memiliki kebutuhan serupa.
Copyrights © 2026