Penelitian ini bertujuan menganalisis dominasi kecerdasan logis-matematis dan kecerdasan linguistik pada mahasiswa serta hubungan antara kedua jenis kecerdasan tersebut dalam konteks pembelajaran bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional terhadap 100 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Data diperoleh melalui kuesioner kecerdasan majemuk dan tes kemampuan kognitif, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji korelasi, dan uji perbedaan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa memiliki dominasi kecerdasan linguistik, terdapat hubungan negatif moderat antara kedua kecerdasan, serta perbedaan kemampuan yang signifikan antar kelompok. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran diferensiatif berbasis profil kecerdasan mahasiswa.
Copyrights © 2026