Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa mahasiswa kepada dosen melalui WhatsApp. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui dokumentasi percakapan WhatsApp dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran kesantunan berbahasa masih sering terjadi, meliputi penggunaan bahasa yang kurang formal, tidak adanya sapaan pembuka, serta penyampaian pesan yang terlalu langsung. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran mahasiswa dalam menerapkan kesantunan berbahasa dalam komunikasi akademik digital.
Copyrights © 2026