Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi krisis identitas siswa laki-laki dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen melalui kajian maskulinitas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik eksplorasi mendalam terhadap teks novel. Analisis dilakukan menggunakan teori krisis identitas Erikson dan maskulinitas hegemonik Connell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh laki-laki mengalami krisis identitas akademik, sosial, dan psikologis akibat tekanan maskulinitas sosial. Penelitian ini juga menemukan bentuk maskulinitas hegemonik, subordinat, complicit /terlibat, dan marginal/terpinggirkan serta strategi negosiasi identitas dalam menghadapi tekanan sosial.
Copyrights © 2026