Kesulitan siswa memahami konsep aljabar menjadi latar belakang penelitian ini sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar setelah diterapkan model Osborn lebih baik dari model pembelajaran langsung pada materi bentuk aljabar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain Posttest Only Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis berupa 5 soal uraian. Sampel diambil dari 2 kelas yaitu kelas VII A sebagai kelas kontrol dengan 22 siswa dan kelas VII B sebagai kelas eksperimen dengan 22 siswa, dipilih menggunakan teknik random sampling setelah dilakukan uji homogenitas dan uji kesamaan. Teknik analisis data menggunakan uji-t sampel independen. Validitas instrumen diverifikasi oleh validator ahli meliputi dosen dan guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (88,73) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol (77,59), dengan thitung = 21,35 > ttabel= 2,018 pada α = 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa model Osborn secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bentuk aljabar dibandingkan model pembelajaran langsung.
Copyrights © 2026