Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas dan kepekaan sosial mahasiswa melalui pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan santunan anak yatim di Desa Sikur, Lombok Timur. Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter sosial mahasiswa di tengah tantangan era digital yang berpotensi menurunkan intensitas interaksi sosial, empati, dan kepedulian terhadap sesama. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan perencanaan, koordinasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mahasiswa didampingi oleh dosen dalam proses pembentukan kepanitiaan, penggalangan dana, penyusunan program, hingga pelaksanaan santunan dan buka puasa bersama anak yatim. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang terstruktur mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, dan pemecahan masalah. Selain itu, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung yang mendorong tumbuhnya empati, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat. Bagi anak-anak yatim, kegiatan ini memberikan manfaat berupa bantuan material, dukungan moral, motivasi belajar, serta peningkatan rasa percaya diri melalui interaksi yang positif dengan mahasiswa. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi dukungan institusi, partisipasi aktif mahasiswa, serta kerja sama masyarakat setempat, sedangkan hambatan utama berupa keterbatasan waktu dan pendanaan dapat diatasi melalui koordinasi yang baik. Dengan demikian, kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan melalui pendampingan mahasiswa terbukti efektif sebagai media pembelajaran sosial sekaligus implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Copyrights © 2026