Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya tingkat kesehatan bank dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan, khususnya pada Bank Pembangunan Daerah (BPD). Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) menjadi indikator penting keberhasilan bank dalam menghimpun dana masyarakat untuk mendukung fungsi intermediasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kesehatan bank dengan metode RGEC terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga pada Bank Pembangunan Daerah periode 2015–2019. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data penelitian berupa laporan keuangan tahunan 23 Bank Pembangunan Daerah yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan dan situs resmi bank terkait. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total 115 data observasi. Variabel penelitian meliputi NPL, NIM, LDR, GCG, ROA, dan CAR sebagai variabel independen serta DPK sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial NPL dan ROA berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan DPK, sedangkan NIM dan CAR berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, LDR dan GCG tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan DPK. Secara simultan seluruh variabel kesehatan bank berpengaruh terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga. Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas aset, profitabilitas, dan kecukupan modal menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan daerah.
Copyrights © 2026