Dalam bidang ilmu fenomenologi terkini, konsep subjek yang digagas oleh para peneliti fenomenologi awal, yaitu Husserl dan Heidegger, mendapatkan berbagai kritik dari para fenomenolog terkini. Bagi para fenomenolog terkini, konsep subjek pada Husserl dan Heidegger memiliki berbagai masalah sehingga tidak mampu untuk membawa subjek untuk memiliki eksistensi sejatinya. Untuk mengatasi permasalahan ini, Jean-Yves Lacoste mengajukan sebuah konsep subjek yang berfokus pada analisis terhadap present/presence (masa kini dan/atau kehadiran). Di dalam masa kini dan/atau kehadiran Lacoste menemukan eksistensi sejati manusia, yaitu ketika manusia berjumpa dengan Tuhan di dalam praktik doa, yaitu ketika subjek melepas seluruh determinasi dunia untuk bergerak menuju kepada Tuhan. Dan perjumpaan dengan Tuhan adalah definisi yang paling puncak dari sebuah eksistensi sejati. Oleh sebab itu, dengan menggunakan analisis subjek dari Lacoste maka penulis mengajukan sebuah konsep subjek yang dapat mengatasi permasalahan dari pemikiran Heidegger, yaitu yang penulis sebut dengan istilah manusia yang berdoa. Dengan berdoa maka subjek telah meninggalkan dunia dan bergerak kepada Tuhan. Dengan bergerak kepada Tuhan itulah maka subjek telah memiliki eksistensi sejatinya.
Copyrights © 2025