ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan nutrisi jangka panjang. Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui kelas parenting, serta terapi komplementer pijat bayi. Tujuan penelitian untuk meningkatkan pengetahuan ibu, dan menganalisis pengaruh terapi komplementer pijat bayi. Metode penelitian quasi eksperimen, rancangan one groupdesign (pretest-posttest). Sampel penelitian 20 ibu yang mempunyai balita usia 0-24 bulan di Desa Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Terapi komplementer pijat bayi dilakukan minimal satu kali sehari dengan durasi 10-15 menit setelah mandi selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu yang mempunyai balita usia 0-24 bulan sebelum dan sesudah mengikuti kelas parenting, terdapat perbedaan berat badan serta tinggi badan balita sebelum dan sesudah dilakukan terapi komplementer pijat bayi (p<0,005). Terapi komplementer pijat bayi mempercepat pertumbuhan balita usia 5-7 bulan dengan rata-rata kenaikan berat badan adalah 0,385 kg dan tinggi badan 1,90 cm. Hal ini sudah hampir menyamai standar medis target pertumbuhan normal yaitu kenaikan berat badan minimal usia 5-6 bulan adalah 0,4 kg/bulan dan usia 6-7 bulan adalah 0,3 kg/bulan. Untuk standar medis kenaikan tinggi badan usia 5-6 bulan adalah 2,5 cm/bulan dan usia 6-7 bulan adalah 1,3-1,5 cm/bulan.
Copyrights © 2026