Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab putus sekolah anak di Kelurahan Boyaoge Kecamatan Tatanga. Sampel dalam penelitian ini anak yang putus sekolah berjumlah 7 anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif desain penelitian eksploratif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa faktor penyebab putus sekolah anak adalah karena faktor lingkungan, faktor ekonomi, faktor orang tua, faktor eksternal dan faktor internal siswa. Kesimpulan penelitian ini bahwa rendahnya tingkat pendidikan anak dan orang tua menjadi penyebab utama anak putus sekolah. Dari tujuh anak, tiga tidak tamat SD dan empat tidak tamat SMP. Tingkat pendidikan orang tua juga rendah, dengan satu orang tidak pernah sekolah, tiga tidak tamat SD, dua tamat SD, dan hanya satu yang tamat SMP. Adapun saran dari penelitian ini yaitu upaya mengatasi putus sekolah meliputi peningkatan subsidi pendidikan, penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran orang tua, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penyediaan layanan konseling bagi anak. Langkah-langkah ini bertujuan mendukung anak melanjutkan pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah.
Copyrights © 2026