Ketidakpatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis (TB) berisiko menyebabkan kegagalan terapi dan resistensi obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pasien TB di Puskesmas Buleleng I. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 45 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank serta regresi linear berganda. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,002), motivasi (p=0,000), jarak fasyankes (p=0,000), dan dukungan keluarga (p=0,000) dengan kepatuhan. Peran petugas kesehatan tidak berhubungan signifikan (p=0,413). Hasil uji multivariat menegaskan bahwa motivasi (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,018) merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kepatuhan, dengan kontribusi model sebesar 78,1%. Motivasi diri dan dukungan keluarga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien TB. Puskesmas disarankan memperkuat edukasi motivasional dan pemberdayaan keluarga pasien.
Copyrights © 2026